Pakai gamification sebagai content marketing

Pakai gamification sebagai content marketing? Emang bisa? Namun tunggu sebentar, apa itu gamification? Gimana hubungkannya dengan content marketing?

Mungkin banyak dari kita masih asing sama gamification. Ringkasnya ialah gamification ialah kata baru buatan. Pada dasarnya, gamification ialah terapan mekanisme gaming buat kegiatan non-gaming. Konsep dalam gaming biasanya berupa hal-hal seperti poin, award, dan menang atau kalah.

Artikel kali ini saya bakal bahas soal gimana pakai gamification sebagai content marketing dan kenapa Anda mesti cobanya sebagai salah satu strategi marketing bisnis di tahun ini.

Mari segera kita bahas!

Gamification dalam Konteks Content Marketing
Kita sudah bahas sedikit soal pengertian gamification pada bagian awal artikel.

Yang butuh Anda tahui lainnya ialah gamification sering dipakai dalam dunia training dan edukasi.

Contohnya, dalam perusahaan, tim HR mungkin bakal pakai buat ajarkan straff internal soal kebijakan baru. Sedangkan dalam dunia edukasi, guru bakal pakai itu buat mendorong siswanya dalam pembelajaran.

Anda juga dapat pakai gamification sebagai content marketing. Gamification bisa dipakai misalnya pada proses, konsep yang rumit, atau vocabulary industri.

Anda masih kebingungan? Misalnya gini, Anda ciptakan suatu produk baru dan itu pasti bertujuan buat ubah industri bisnis.

Namun, produk baru Anda pada awalnya sedikit susah buat di pakai dan dimengerti. Sebagai marketer, goal Anda ialah membuat orang-orang mengerti gimana produk Anda bekerja, apa yang dapat dilakukan sama produk itu, dan pada akhirnya biar mereka beli produk.

Jika secara tradisional, Anda mungkin Bakal buat outline gimana pakai produk dalam bentuk dokumen.

Dapat jadi Anda ciptakan pamphlet atau poster buat tunjukkan kepada customer gimana cara kerja produk Anda, dari A sampai Z.

Namun dengan gamification, Anda dapat ciptakan pengalaman dinamis serta bangun engagement dengan customer poensial Anda. Tidak Cuma itu saja, Anda juga bisa masukkan elemen how-to dari pamphlet atau poster Anda buat sampaikan konsep.

Pakai Gamification sebagai Content Marketing di tahun ini? Masih Jamankah?
Buat Anda yang ikuti perkembangan dunia digital, Anda pasti tahu jika gamification sempat jadi tren berapa tahun yang lalu.

Anda mungkin bertanya-tanya, “Memangnya masih dapat dipakai ya di tahun 2020?”
Jawabannya pasti Ya! Bisa!

Konten tetap rupakan bagian penting pada dunia marketing. Berhubungan sama hal itu, gamification jadi cara yang jitu dalam menshare konten Anda.

Bentuk gamification ada berapa macam, ada yang berupa images, motion graphic, game.

Sekedar info, gaming masih berada di moment puncaknya. Tahun 2015, pendapatan pada industri video game di US mencapai $23 milyar. Game kategori casual tetap terkenal.

Anda tahu game Angry Birds? sudah didownload lebih dari 1 milyar orang dan ada ratusan juta pengguna aktif bulanan.

Manusia ialah makhluk yang siap buat berkompetisi. Orang bakal selalu mau main, bersaing, dan menang.

Maka, walaupun tren dari gamification mungkin terdengar ketinggalan jaman, namun nyatanya masih tetap relevan buat 2020.

Benefit dan Risiko dari Gamification
Di luar Indonesia, banyak marketer yang tertarik pakai gamification sebagai content marketing. Kenapa? Sebab gamification membangkitkan insting manusia : berkompetisi.

Ada benefit utama dari gamification, yakni:
Menjalin engagement dengan customer

Dengan upaya gamification, Anda tidak Cuma ciptakan penyampaian pesan, namun suatu pengalaman kepada audiens.

Waktu yang dihabiskan pada situs jadi loyalty customer

Gamification dapat hasilkan sesuatu yang luar biasa : waktu. Ini terkait sama seberapa lama waktu yang dihabiskan orang-orang di web Anda.

Lebih tepatnya, ini ialah ketika dimana customer dan calon customer Anda jeda aktivitas mereka dan siapkan waktu mereka selama berapa menit atau jam buat kasihkan perhatian lebih pada brand Anda. Gamification yang bagus bakal bangkitkan emosi, minat, dan timbulkan kecintaan suatu brand buat jangka panjang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *