Mengenal product life cycle dengan pasti

Berapa banyak produk yang Anda beli dalam 1 bulan ? Oh baik, jangan dalam hitungan bulanan, coba dalam mingguan.

Pasti ada saja produk yang masuk dalam keranjang belanjaan Anda pastinya yaa kan?

Seperti layaknya manusia, produk-produk ini juga miliki siklus hidup. Produk yang lama bakal makin tergusur dengan permintaan konsumen yang inginkan hal yang baru.

Semakin modern barang, makin tingkatkan penjualan ketika saat launching.

Oleh sebab itu, setiap perusahaan butuh tahui tahapan siklus hidup produk yang beda-beda dan pahami kalau seluruh produk yang mereka jual punyai batasan umur.

Mayoritas dari mereka (perusahaan) bakal investasi dalam pengembangan produk baru dalam rangka pastikan kalau bisnis mereka terus tumbuh.

Pada artikel kali ini saya bakal mengajak Anda buat lebih mengenal lebih dekat siklus hidup produk hingga manajemennya.

Mari kita mulai pembahasannya…

Product Life Cycle Stages

Siklus hidup produk secara jelas terbagi jadi 4 tahap, setiap tahapannya punyai karakteristik yang beda-beda buat bisnis yang mencoba mengelola siklus hidup produk tertentu mereka.

Tahap Pengenalan

Memperkenalkan suatu produk baru merupakan tahap pertama yang sangat menguras biaya saat suatu perusahaan lakukan launching.

Market buat produk baru ini masih kecil dan hal ini bearti penjualan masih rendah, meskipun lama kelamaan bakal terjadi peningkatan.

Di sisi lain, biaya buat hal seperti penelitian dan pengembangan, pengujian produk kepada konsumen, dan pemasaran yang di butukan buat launching produk dapat begitu tinggi. Terutama kalau Anda berada dalam sektor persaingan yang berat.

Tahap Pertumbuhan

Tahap pertumbuhan biasanya ditandai sama pertumbuhan yang kuat dalam penjualan dan peroleh profit, dan sebab perusahaan mulai dapat peroleh untung dari skala ekonomi dalam produksi, profit margin, serta nilai keseluruhan laba bakal alami peningkatan.

Hal ini mungkinkan perusahaan buat investasikan uang lebih banyak dalam kegiatan promosi buat maksimalkan potensi pada tahap pertumbuhan ini.

Tahap Kedewasaan

Dalam tahap ini, produsen peroleh tantangan buat pertahankan pangsa pasar yang sudah mereka bangun dengan segala cara.

Ini merupakan waktu yang sangat penuh dengan persaingan buat sebagian besar produk dan para pebisnis butuh berinvestasi dengan bijak dalam lakukan kegiatan pemasaran.

Mereka juga butuh pertimbangkan buat modifikasi produk atau lakukan perbaikan pada proses produksi.

Tahap Penurunan

Disebut sebagai tahap penurunan pada saat akhirnya pasar buat produk mulai menyusut. Penyusutan ini dapat di karenakan sebab pasar yang jenuh (seluruh customer yang sudah beli produk itu), atau sebab konsumen beralih pada jenis produk yang lain.

Walaupun proses penurunan tidak bisa dihindari, masih ada kemungkinan buat perusahaan buat peroleh profit dengan beralih pada metode produksi yang lebih murah dan market yang lebih murah.

Contoh Product Life Cycle

Berikut ini dapat jadi suatu contoh buat gambarkan siklus hidup produk yang lebih jelas. Contohnya kegiatan merekam film buat ditonton nanti beserta tahapan yang bervariasi buat setiap metodenya.

Pengenalan : TV 3D
Pertumbuhan : Blueray disc
Dewasa : DVD
Penurunan : Kaset Video
Ide buat product life cycle sudah ada sejak lama, dan itu rupakan prinsip penting yang butuh dipahami sama produsen biar bisa ciptakan profit dan tetap bertahan dalam bisnis.

Kunci buat sukses dalam bisnis tidak Cuma pahami siklus hidup produk, namun juga secara proaktif kelola produk sepanjang hidup mereka, terapkan sumber daya yang tepat, sales dan strategi pemasaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *