Kebiasaan pengunjung site saat anda menulis content

Buat sebagian besar, kebiasaan pengunjung website cukup dapat Anda ketahui dengan mudah.

Hal ini bakal kasihkan Anda, para bisnis owner, untung yang begitu besar. Apakah itu? Aspek psikologi!

Kalau Anda pahami psikologi, kecenderungan, dan pola pengunjung Anda, Anda bisa edit konten Anda buat manfaatkan kebiasaan mereka.

Berikut ialah berapa kebiasaan pengunjung website yang bisa pengaruhi pendekatan Anda buat tulis konten.

Orang baca pada perangkat mobile
Suatu studi dari Nielsen Grup temukan kalau kebanyakan orang lihat website dalam pola berbentuk F dimana mereka cenderung mendukung sisi kiri layar.

Hal itu memang masih terjadi saat para pengunjung lagi jelajahi suatu situs di perangkat desktop, laptop ataupun notebook. Tapi ada suatu perubahan besar yang cukup pengaruh pada kebiasaan pengunjung website.

Apa yang jadi perubahan besar itu? Itu ialah perangkat mobile seperti smartphone.

Ada miliaran perangkat mobile di dunia.

Buat di Indonesia, TechinAsia dalam salah satu artikelnya bahas soal riset dari lembaga riset digital marketing Emarketer. Emarketer perkirakan pada tahun 2018 nilai pengguna aktif smartphone di Indonesia bakal capai lebih dari 100 juta orang. Dengan nilai sebesar itu, Indonesia bakal jadi negara dengan pengguna aktif smartphone terbesar keempat di dunia sesudah Cina, India, dan Amerika.

Kebiasaan pertama pengguna website yang Anda butuh pahami ialah mereka kecanduan smartphone. Kemungkinan mereka baca konten Anda pada perangkat mobile itu.

Buat tahui berapa persentase pembaca yang akses website Anda dari perangkat mobile, Anda dapat pakai Google Analytics.

Gimana Anda tanggapi para pengguna samrtphone ini? Anda dapat lebih mengenal mereka.

Sebagian besar pembaca lalui smartphone ini membaca dengan apa yang disebut scanning daripada membaca setiap kata-katanya.
Pembaca lalui smartphone lebih suka membaca konten dengan style akordeon. Style Akordeon ialah elemen desain yang isinya bakal panjang ke bawah buat ekspos berapa info tersembunyi.

Pembaca smartphone cenderung mengkonversi atau membaca lebih lanjut berdasarkan seberapa menarik konten di atas tiga kali lipat Anda
Pada saat Anda buat konten atau desain website Anda, pikirkan para pengguna smartphone juga.

Pengguna Scan Info, mereka tidak baca setiap kata
Bakal jarang sekali para pengunjung situs pakai waktu mereka buat secara mendalam baca seluruh konten. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, kebiasaan pengunjung website ialah lihat poin-poin dan membaca cepat (scan) suatu konten.

Buat itu, sub-header dengan berapa poin bullet bakal bantu dan paragraf pendek dengan maksimal tiga kalimat juga dapat bantu pengunjung buat baca konten Anda dengan cepat.

Kebanyakan orang tidak sabar
Anda mungkin pernah dengar kalau orang-orang saat ini miliki perhatian lebih singkat daripada ikan mas. Anda Cuma miliki 8 detik buat peroleh perhatian pengunjung.

Kalau Anda tidak tawarkan navigasi yang mudah dipakai dan tidak segera penuhi harapan pengunjung, mereka bakal “bouncing” tinggalkan situs Anda.

Tips: Buat konten Anda mudah dicerna. Manfaatkan judul yang singkat. Tulis paragraf pertama yang kuat dan to the point.

Pembaca suka white space
White space sering di bilang sebagai ruang negatif. Ruang positif ialah ruang yang berisi seluruh elemen pada website Anda, sedangkan ruang negatif ialah seluruh ruang kosong di antara ruang yang terisi.

Meski namanya ruang negatif, sebetulnya ialah hal positif dalam desain website, sebab tanpa itu website Anda tidak bisa dibaca dan tidak bisa dipakai.

Maka dengan pakai banyak ruang putih di antara blok teks, Anda bisa buat suatu tampilan yang mudah buat dibaca. Whitespace membuat lebih mudah buat mata pembaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *